Menurut Ajbar, momentum musim panen gabah menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial. Para pelaku usaha penggilingan padi dan perberasan merupakan bagian penting dari mata rantai ekonomi masyarakat petani, sehingga keberadaan mereka diharapkan tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga sosial.
Sementara Bendahara DPD PERPADI Sulawesi Barat, H. Sabaruddin biasa dipanggil H. Sabah menyambut positif pelaksanaan program tersebut.
Ia mengatakan, PERPADI Peduli merupakan bentuk nyata kebersamaan dan solidaritas seluruh anggota.
“Program ini lahir dari rasa kepedulian anggota. Kita ingin sebagian dari semangat kebersamaan di dunia usaha juga diwujudkan dalam bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata H. Sabar.
Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan dan menyentuh lebih banyak masyarakat pada setiap musim panen.
