“Saat itu korban sedang bekerja. Ketika membuka penutup tungku, tiba-tiba terjadi ledakan yang menyebabkan luka bakar pada wajah korban. Saat kejadian, korban tidak menggunakan alat pelindung diri (APD),” kata Ichal.
Ia menambahkan, pihaknya telah berulang kali mengingatkan seluruh petugas untuk selalu menggunakan APD saat bekerja. Bahkan, APD telah disediakan sejak awal operasional TPST.
“Kami sudah mengingatkan agar APD selalu digunakan saat bekerja karena perlengkapan tersebut sudah disiapkan sejak awal,” ujarnya.
Ichal juga mengungkapkan bahwa saat insiden terjadi, hanya satu tungku pembakaran yang beroperasi. Sementara satu tungku lainnya sedang tidak digunakan karena mengalami kerusakan teknis yang cukup serius dan masih dalam proses perbaikan.(bdt)
