“Di Polman ini banyak pecatur. Melalui turnamen ini kami ingin mempertemukan para pencinta catur sekaligus menjaring potensi-potensi yang ada,” kata Asri.
Ia menyebut, salah seorang pecatur tingkat master bernama Budi turut mendorong pembinaan olahraga catur di Polman. Pelaksanaan turnamen tersebut juga mendapat dukungan dari tokoh masyarakat Rea Barat, H. Abd Muis.
“Pak Budi juga mendorong pembinaan catur. Kami dari panitia mendapat dukungan dari tokoh masyarakat Rea Barat, Bapak H. Abd Muis, yang memberikan support terhadap kegiatan ini,” ujarnya.
Asri menilai potensi pecatur di Polman cukup besar. Menurutnya, kondisi tersebut tidak jauh berbeda dengan perkembangan komunitas domino yang kini telah memiliki basis komunitas kuat dan aktif menggelar berbagai kegiatan.
